Sugeng rawuh,selamat datang.......selamat menikmati gambar ataupun resep yang saya share dan selamat mencobanya,semoga puas,tapi kalo tidak sempat mencoba,silahkan pesan ke saya,hehehehe.....

Thursday, February 21, 2013

Jenang Tumpang Koyor

Masakan tumpang memang sudah tidak asing ditelinga orang Jawa,khususnya Jawa Tengah.Hampir setiap daerah punya khas rasa masakan tumpang sendiri-sendiri.Sudah dari seminggu yang lalu pengin sekali makan masakan yang satu ini,setiap lewat warung bubur lemu daerah Pasar Nongko tapi kog cuma makan sendirian,gak asyik ahhh... :),ngampet sik bahasaku (menahan dulu).

Kemarin pagi-pagi kebetulan mertua minta dibeliin tempe,cuma pengin dibikin sambal tempe.Aku sekalian beli agak banyak,mumpung ketemu tempe daun (tempe yang dibungkus daun) yang enak.
Dan ternyata mertua cuma bikin 5 bungkus aja.Ya sudah,tempe didiemin aja (di-ler,bahasaku) :D
Bisa buat bikin tumpang besoknya pikirku.

Lah kog ya kebetulan banget,buka grup fb pagi-pagi,weh...weh...idfb challenge # 9 kali ini temanya bubur,langsung tembak aja,aku mau laporan jenang tumpang, :D




idfb






Secara aku pake resep keluarga dan sudah pasti uenaakkkk....langsung kabar-kabari adek-adek,dan malemnya begitu mereka datang langsung tebak,"mesti masak tumpang kie,ambune tekan ngendi-endi".
( pasti lagi masak tumpang nih,baunya nyampe kemana-mana) :D.Secara aku baru mulai masak selepas maghrib,biar yang abis pulang kerja dapat makan jenang tumpang hangat-hangat.
Inilah resep keluargaku;

JENANG TUMPANG KOYOR

Bahan bubur:
  • 3 gelas belimbing beras,rendam kurleb 2 jam
  • 2 liter air
  • 1 liter santan kental
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang serai
  • 2 sdm garam
Cara membuat:
  1. Rebus air,setelah mendidih masukkan beras yang sudah direndam dan dicuci bersih,tambahkan garam,serai dan daun salam.
  2. Masak sambil terus diaduk dengan menggunakan api sedang,mengaduknya harus sampai kedasar panci agar tidak gosong,istilahku "ngintip"
  3. Setelah mengental beri santan kental,aduk terus hingga matng dan kental.Angkat.

Bahan:
  • Tempe daun semangit--->aku pake 16 bungkus (tempe semangit adalah tempe yang sudah dibiarkan 1-2 hari)
  • Koyor 1/2 kg--->koyor adalah bagian dari kikil sapi,tapi lebih tipis dan tidak berlendir,enak juga buat dimasak oseng-oseng cabe hijau.Koyor diiris sesuai selera kemudian direbus sampai benar-benar empuk,buang air rebusan.Sisihkan
  • Tahu yang sudah digoreng 10 biji--->bisa diskip
  • Petai 1 papan
  • Cabe merah keriting 10 buah
  • Cabe rawit merah 10 buah
  • Bawang merah 10 siung
  • Bawang putih 10 siung
  • Kencur 2 ruas ibu jari
  • Laos 2 ruas ibu jari
  • Serai 1 batang
  • Daun jeruk purut  6 lembar
  • Daun salam 2 lembar
  • Santan +- 1 liter dari 1 butir kelapa
  • Air +- 2 liter 
  • Gula jawa sedikit saja
  • Garam secukupnya
  • Penyedap rasa/vetsin
Cara membuat:
  1. Rebus tempe semangit dengan air bersama cabe merah keriting,cabe rawit,bawang merah,bawang putih,kencur,laos,daun jeruk purut dan daun salam.Rebus hingga empuk.
  2. Haluskan semua bahan yang sudah direbus tadi kecuali laos dan daun salam.
  3. Air sisa rebusan tadi jangan dibuang,bahan-bahan yang sudah dihaluskan tadi dimasukkan kembali kedalam air rebusan.
  4. Masukkan juga koyor yg sudah direbus empuk,petai dan tahu yang sudah digoreng kedalamnya.
  5. Masak kembali hingga air berkurang (sat) dan bumbu meresap ke dalam koyor dan tahu.
  6. Kemudian masukkan santan,masak hingga agak mengental.
  7. Hidangkan bersama kacang panjang dan taoge yang sudah direbus.










2 comments:

Indonesia Eats said...

Kayaknya enak banget ini

Lely Jossie said...

iya mbak,masak sepanci gede,lgsg ludes,lariisss bakule jenang tumpang ;)